Senin, 11 Juli 2011

Darah Para Syuhada


Karya
Masdar Desiawan Palestine

Tanah bercecer darah
Menyingkap laksa prahara
Gemuruh takbir membahana
Menggentarkan yahudi bedebah

Tanah bercecer darah
Mengalir...diseantero dunia
Mengirim kabar berita
PALESTINA terjajah

Tak takut kami
dengan mortir-mortir pembunuh kalian
hai YAHUDI...!!

Tak gentar kami
dengan peluru-peluru menghantam

Tak ciut nyali kami
dengan tank-tank pengecut kalian
hai YAHUDI...!!

Sampai darah kami tumpah membasahi tanah suci
Darah para syuhada mengalir menuju syurga ilahi
Harum semerbak kasturi
Indah mewangi laksana harum bidadari

Ciputat - Sabtu, 09 Juli 2011, Pukul: 09:46

Jumat, 08 Juli 2011

Langkah-langkah Perjuangan

 
sumber gambar: silakan klik disini



Oleh: Masdar Desiawan Palestine

Semangat itu membuncah membumbung tinggi diangkasa, menyala dan berkobar seperti jilatan api. Tidak ada yang difikirkan kecuali kebebasan dan kemerdekaan Palestina. Tidak ada yang dihiraukan dan ditakutkan untuk melakukan perlawanan, tidak gentar sedikitpun walau tak banyak jumlahnya.Hanya satu dalam fikiran dan hatinya yaitu mulia atau mati syahid.

Langkah-langkah tegap itu bersiap siaga bergerak melesat bak tombak yang siap diluncurkan menghujam dan merobek-robek sang yahudi laknatullah 'alaih. Tidak ada keraguan dan kegelisahan sedikitpun untuk menghadapi cakar makar-makar mereka.

Belajar dari Sang Pejuang Al-Aqsha, Syeikh Raed Shalah


Syeikh Raed Shalah sang pejuang Al-Aqsha adalah seorang yang santun dan berperangai sopan. Beliau adalah seorang pejuang yang memiliki komitmen tinggi terhadap perjuangan PALESTINA. Dia adalah seorang yang mencintai alam dan memiliki kesenangannya terhadap seni lukis. Namun sungguh mulia dalam jiwanya dibalik kesantunan, cintanya Ia kepada alam dan seni lukis ada sebuah tekad yang mendalam dalam diri nya, Ia berjanji setia kepada Allah untuk menyedekahkan umurnya, waktunya, dan semua yang Ia miliki untuk Al-Quds Asy-Syarif dan Masjid Al-Aqsha." Sungguh luar biasa.....

Berikut adalah biografi lengkap beliau, SELAMAT MENYIMAK: 

"Ia berperangai tenang sejak kecilnya. Tidak pernah merana dan senang bermain bersama-sama teman-teman kecilnya. Ia juga santun, mencintai alam dan burung-burungnya." Ini kata-kata ibunya. Putrinya menambahkan, "Ayah sangat romatis karena ia cinta kepada alam dan menyukai seni lukis serta senang dengan burung dan mendengarkan suaranya." Suatu hari, ia tahu ada galian terowongan yang banyak di bawah Masjid Al-Aqsha yang dilakukan oleh zionis Israel, ketika itu hatinya yang cinta kepada tempat-tempat suci terutama Masjid Al-Aqsha dan saat itulah ia melaunching janji setia "era para pemberani, orang mulia, bahkan era syuhada yang hidup". Ia mengatakan, "Aku berjanji setia dalam diriku setelah aku berjanji setia kepada Allah untuk menyedekahkan umurku, waktuku, dan semua yang saya miliki untuk Al-Quds Asy-Syarif dan Masjid Al-Aqsha." 

Palestina Oh Palestina

Karya
Masdar Desiawan Palestine

Oh...PALESTINA...
Ku ingin kaki ini menyentuh tanah suci mu
Bersama derap langkah keadilan
Memasung tiran-tiran durjana
Membungkam makar-makar angkara

Oh...PALESTINA...
Deritamu.... sungguh terasa sesak didada
Lukamu....menyayat jiwa
Jeritmu.... memekakan telinga
Tangismu....mengguncang dunia

Oh...PALESTINA...

Ciputat - Jum'at, 08 Juli 2011, Pukul: 01:34